Corporate Release
Corporate Release
Panorama Group Menapak Ladang Usaha Baru di Tahun 2014

Panorama Group memasuki tahun 2014 melakukan beberapa ekspansi usaha dan pengembangan produk baik ditubuh Pilar Usaha ataupun unit usaha. Panorama Group saat ini membawahi 52 merek usaha dan membagi usahanya dalam 5 Pilar Usaha yaitu Travel and Leisure, Inbound, Transportasi, Hospitality dan yang terbaru adalah Media yang merupakan perluasan dari Pilar MICE.

Panorama Tours Indonesia yang menjadi tonggak usaha Pilar Travel and Leisure menyatakan bahwa perkembangan usaha dan grafik wisatawan lokal yang berpergian keluar negeri terus meningkat. Kenaikan dipastikan terjadi sekitar 20% untuk keberangkatan grup tur keluar negeri dibanding tahun lalu yang berhasil memberangkatkan lebih dari 250 grup tur keluar negeri dimana Jepang dan negara-negara Eropa masih mejadi negara favorit tujuan wisata bagi wisatawan Indonesia. Tahun ini Panorama Tours juga memiliki banyak penambahan variasi paket untuk MICE dan yang terbaru adalah paket bagi para Free Individual Traveler (FIT) yang disebut dengan Thematrip yaitu paket yang dibuat sesuai dengan minat khusus seperti paket Love Escape, Golf Experience, Culinary Trips, Sepakbola, Wild On, dan Medical. Berbicara mengenai karakter traveler Indonesia, Royanto Handaya selaku President Director Panorama Tours Indonesia menjelaskan, “kendala yang dialami sebenarnya lebih terletak pada bagaimana mengedukasi masyarakat untuk membeli paket tur dari jauh-jauh hari. Masyarakat kita cenderung membeli di saat –saat akhir, sehingga harga paket melambung tinggi.”

Panorama Destination sebagai tonggak Pilar Inbound menyatakan bahwa wisatawan mancanegara seperti Eropa Barat, Eropa Timur, Rusia/Skandinavia, Amerika Utara/Kanada,Amerika Selatan, Timur Tengah, Tiongkok, Asia Selatan, serta negara-negara ASEAN masih menjadi tulang punggung dari Pilar Inbound. Tahun 2014, pasar Asia khususnya Tiongkok mencuri perhatian khusus bagi Panorama Destination. “Saat ini kami sedang melakukan riset dan juga pendalaman mengenai pasar wisatawan Tiongkok. Selama ini kami memang sudah menangani wisatawan Tiongkok namun belum secara mendalam menggarap pasar potensial ini”, jelas Achmad Sufyani selaku Corporate Secretary Panorama Destination.

Perkembangan dilakukan di hampir semua Pilar Usaha Panorama Group, tidak hanya dilakukan di Pilar Travel and Leisure ataupun Pilar Inbound namun juga di Pilar Transportasi. Pada tanggal 23 April lalu, Pilar Transportasi melalui salah satu merek dagangnya yaitu Day Trans, melakukan ekspansi dengan adanya penambahan armada tipe Toyota Hiace Commuter untuk jurusan Jakarta-Bandung. Toyota Hiace Commuter dipilih karena desainnya yang mewah dan memiliki kapasitas yang besar. “Tingginya peminat shuttle Jakarta-Bandung tentunya harus diantisipasi dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Day Trans memilih Hiace Commuter karena kapasitasnya yang besar dan ruang interior yang cukup luas. Sehingga mampu menampung banyak penumpang tanpa meninggalkan rasa aman dan nyaman bagi mereka,” ujar Agustono Haliman, Direktur PT Panorama Transportasi Tbk.

Produk Baru

Panorama Group melihat dampak pertumbuhan ekonomi berkesinambungan telah mendorong lahirnya kelas menengah yang lebih “techno savvy”, anak-anak muda generasi Milenial yaitu usia 15-33 tahun yang terbiasa dengan teknologi smart gadget, desakan akan kebutuhan yang lebih kompleks serta produk tailor-made menjadi tantangan kedepan bagi Panorama Group khususnya dalam pengembangan produk baru.

Panorama Group mempersiapkan produk terbaru yang akan diluncurkan pada semester kedua tahun 2014 yaitu produk untuk reservasi tiket dan tur yang dilengkapi dengan fasilitas kemudahan pembayaran secara online. “Untuk tahap berikutnya, produk ini akan dikembangkan untuk menghadirkan pilihan produk wisata sehingga pembelian paket tur akan semakin mudah dan dapat dilakukan kapan saja”, jelas AB. Sadewa selaku VP Brand and Communications Panorama Group. Untuk produk offline, tahun ini juga akan di launching unit usaha baru yang akan sangat memperhatikan kebutuhan paket wisata dengan harga yang terjangkau bagi semua kalangan, menginap di hotel pilihan berbintang 3 dan menggunakan penerbangan yang cermat. “Produk ini akan dihadirkan untuk mejangkau para traveler yang mengutamakan efisiensi tanpa mengurangi kenyamanan traveler untuk berwisata keluar negeri”, lengkap Sadewa.

Untuk pilar Hospitality yang diwakili oleh PHM Hospitality tahun inipun agresif dalam pembukaan hotel-hotel baru seperti FRii Bali Echo Beach, THE 1O1 Yogyakarta Tugu, THE 1O1 Bandung Dago, THE 1O1 Bogor Surya Kencana, THE 1O1 Jakarta Dharmawangsa dan akan ada beberapa hotel lainnya yang direncanakan beroperasi di tahun ini. “Dalam pengembangan jaringan hotel, selain menyasar pada destinasi-destinasi utama, PHM Hospitality juga melakukan ekspansi ke daerah-daerah tier-2 dan Indonesia bagian Timur guna mendukung perkembangan sektor bisnis dan pariwisata disana. Konektifitas yang semakin mudah melalui pembukaan airport dan penerbangan ke destinasi baru juga menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan jaringan hotel kami”, jelas Kristian Kuntadi selaku Managing Director PHM Hospitality. Melalui pilar hospitality pula Panorama Group berkomitmen membantu mempromosikan 30 ikon kuliner tradisional Indonesia untuk dipasarkan bagi tamu-tamu hotel melalui restoran dan cafe yang berada di jaringan hotel yang dikelola PHM Hospitality.

Pemekaran usaha dilakukan juga ditahun ini melalui perubahan Pilar MICE menjadi Pilar Media yang sekarang membawahi beberapa merek usaha seperti Reed Panorama yang bergerak dalam pengadaan event-event akbar seperti Grand Wedding Expo, The Mega Build and Keramika, Indonesia Toy Games Comic Convention yang telah sukses diadakan di Singapura dan beberapa event besar lainnya; Panorama Publication yang bulan lalu melaunching majalah terbarunya yaitu “Get Lost” memberikan nafas baru dalam memberikan informasi seputar berwisata dengan lebih detail, fun dan cocok sekali bagi para traveler yang suka berpergian sendiri ataupun bersama keluarga dan melihat sisi lain dari sebuah tempat beriwsata ; serta Panorama Events yang mengkhususkan usaha pada kebutuhan tailor-made event atau tematik event seperti yang akan diadakan di akhir bulan Mei ini yaitu Star Trek Exhibition yang diyakini dapat menjadi suatu event akbar yang fenomenal. “Panorama Group berkomitmen untuk terus menghadirkan produk-produk inovatif untuk menjaring pasar Indonesia yang selalu dinamis dan ini kami jadikan sebagai ladang potesial terutama bagi pilar termuda kami”, tukas Sadewa.

Tren ekonomi 2014 boleh dikatakan melambat, namun Panorama Group yakin bahwa ini tidak akan berpengaruh terhadap industri pariwisata dan meyakini grafik pariwisata Indonesia dapat terus meningkat. “Faktor dukungan dari pemerintah dengan pembukaan bandara udara di daerah-daerah seluruh Indonesia sehingga konektifitas menjadi lebih mudah serta perubahan gaya hidup masyarakat menjadi alasan kuat bagi grafik industri pariwisata untuk terus bergerak naik”, jelas Sadewa. Kedepannya Panorama Group akan terus memperhatikan keinginan serta tren pasar serta teknologi dan industri sebagai landasan pengembangan usaha di setiap pilarnya.

Tentang Panorama Group

Sebuah grup usaha pariwisata yang unggul di bidangnya, paling dinamis dan paling terintegrasi di Indonesia, dengan fokus pada bisnis manajemen destinasi wisata, perjalanan wisata, transportasi, media, hospitality dan bisnis terkait. Produk yang dimiliki mencakup antara lain layanan tour operator, professional conference organizer/professional exhibition organizer, majalah, armada transportasi pariwisata, penyewaan mobil, rekreasi, restoran, kafe, pembangunan hotel, manajemen perhotelan, serta jalur distribusi hotel.

Dengan memiliki 40 tahun pengalaman, 4000 orang karyawan serta jutaan pelanggan yang dilayani setiap tahunnya, Panorama Group melihat potensi yang sangat besar dalam industri pariwisata, transportasi dan hospitality di Indonesia dan bertekad untuk menjadi pemimpin yang terdepan dalam industri pariwisata.

 







Recent Update